31 May
31May

Pendidikan formal tentu sudah tidak asing bagi semua orang. karena pada dasarnya masyarakat lebih menekankan anaknya untuk sekolah di lembaga pendidikan formal, namun bagaimana dengan pendidikan nonformal, apa yang Anda pikirkan jika mendengar kata Pendidikan nonformal? seberapa pentingkah pendidikan nonformal itu dan apakah seorang anak yang telah mengenyam pendidikan formal tetap membutuhkan pembelajaran di lembaga pendidikan formal? dengan seluruh tanda tanya dibenak Anda mari kita simak tulisan ini sampai Akhir yaa! 


Apa itu Pendidikan Non-formal?

Menurut Peraturan Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia Nomor 129 Tahun 2014 Tentang Sekolah Rumah, pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang bisa dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. 

Sederhanya, Pendidikan nonformal merupakan aktivitas belajar di luar sistem sekolah formal namun tetap dikolola dengan terorganisir. dengan demikian pendidikan nonformal sering disebut juga sebagai pendidikan luar sekolah yang mana hal ini dapat berupa pendidikan tambahan dari sekolah formal itu sendiri atau bisa pula sebagai alternatif jika memang tidak memungkinkan atau memang tidak ingin memilih sekolah formal sebagai tempat belajar. contoh dari pendidikan nonformal yang  sering ditemui di Indonesia ialah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Lembaga Kursus (LKP), Kelompok Belajar (LKP), majelis taklim, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).


Fungsi dan Tujuan Pelaksanaan Pendidikan Non-formal

Secara umum, pendidikan nonformal berfungsi untuk  mengganti, menambah, & melengkapi pendidikan nonformal. Hal ini adalah bentuk dukungan pendidikan sepanjang hayat. Berikut penjelasannya.  

1. Fungsi pendidikan nonformal menjadi pengganti, adalah bila rakyat nggak memiliki akses ke satuan pendidikan formal, mereka mampu menempuh jalur pendidikan ini.

2. Pendidikan nonformal berfungsi menjadi penambah pendidikan formal. Artinya, bila pengetahuan & keterampilan yg dihasilkan menurut pendidikan formal belum memadai, siswa mampu menambah ilmunya lewat pendidikan nonformal. Contohnya, les privat, forum kursus, & bimbingan belajar.

3. Fungsi pendidikan nonformal menjadi pelengkap, adalah bila siswa membutuhkan pengetahuan & keterampilan tambahan, mereka mampu melengkapinya lewat pendidikan nonformal. Contohnya les bahasa asing buat menambah kecakapan bahasa, atau kursus kepribadian buat melatih & menciptakan sikap.

Di sisi lain, tujuan diselenggarakannya pendidikan Nonformal adalah untuk  memberikan  kemampuan literasi dan berhitung kepada mereka yang belum mengenyam pendidikan formal atau belum menyelesaikan pendidikan dasar. selain itu, menyediakan pendidikan fungsional dan pendukung bagi mereka yang belum menyelesaikan pendidikan menengah. kemudian  menyediakan pendidikan untuk berbagai kategori lulusan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar mereka. Menyelenggarakan pelatihan professional dan vokasional untuk meningkatkan keterampilan bagi pekerja dan profesional di berbagai kategori. Mengembangkan individualitas dan aktualisasi diri. Mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan  keluarga dan sosial. Mempromosikan keuntungan umum. Meningkatkan kesadaran hidup bermasyarakat, berbangsa, dan berbangsa. Membantu atau menciptakan karya yang sesuai dengan keahlian masyarakat.  

Nah, kita sudah mengetahui pengertian, contoh, fungsi dan tujuan pembelajaran nonformal. Lalu sebenarnya, kenapa jalur pendidikan ini sangat penting.


Pentingnya Pendidikan Nonformal di Indonesia

Pembelajaran nonformal berperan dalam pengembangan pengetahuan, terutama di luar kelas akademik. Oleh karena itu, ketika seseorang telah selesai sekolah, proses belajar tidak berakhir. Namun jalur pendidikan ini memungkinkan terselenggaranya pembelajaran sepanjang hayat.

Selain itu, dari Muhadjir Effendy selaku Menteri Pendidikan & Kebudayaan tahun 2017, pendidikan nonformal pada Indonesia memiliki 3 kiprah penting. Di antaranya  

1. mengejar ketertinggalan yg terdapat pada masyarakat.

2. mengimbangi apa yg terjadi pada masyarakat.

3. mendahului buat mengantisipasi apa yg akan terjadi.

Sebab itu, pemerintah sendiri berupaya buat mendukung aplikasi pendidikan nonformal lewat beberapa acara. Salah satu yg jadi prioritas merupakan pembangunan wahana & prasarana.  

Lebih jelasnya, pada kitab   Tinjauan Yuridis Pendidikan Nonformal pada Sistem Pendidikan Nasional (2021) disebutkan bahwa pendidikan nonformal berkontribusi pada menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini terjadi lewat adanya acara pendidikan keaksaraan & kesetaraan.  Nggak hanya hingga pada situ, pendidikan nonformal pula menaikkan kesiapan anak masuk pendidikan formal, membantu penuntasan acara harus  belajar sembilan tahun, membina calon pemimpin pada kalangan muda, dan menaikkan kompetensi keterampilan.

setelah menyimak tulisan diatas dapat kita lihat bahwa ternyata pendidikan Nonformal dapat dikatakan penting baik  untuk yang tidak memiliki kesempatan untuk bersekolah formal, ataupun pelatihan pelengkap pendidikan formal. 

PKBM Minda Utama merupakan salah satu lembaga penyedia Pendidikan Nonformal info lebih lanjutnya bisa kalian cari tahu di sini Sekilas Tentang Sekolah kejar Paket A, B dan C

Yuk Cek artikel menarik lainnya di mindautama.com

Biaya untuk belajar kesetaraan Paket C di PKBM Minda Utama sangat ekonomis dan terjangkau hanya dengan membayar 100ribu rupiah untuk cicilan pertama Anda bisa langsung belajar di PKBM Minda Utama dengan waktu yang fleksibel maka dari itu jangan ragu dan segera daftarkan diri anda.



Comments
* The email will not be published on the website.