19 Aug
19Aug

Bank Indonesia Meluncurkan 7 pecahan uang terbaru tahun emisi 2022. Pengeluaran uang tahun emisi 2022 ini ditetapkan sebagai alat transaksi yang sah di wilayah Republik Indonesia bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-77 menjadi wujud semangat kebangsaan, nasionalisme, dan kedaulatan untuk menumbuhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi nasional. Hal ini selaras pula dengan tema HUT RI ke-77 : Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. 

kita sebagai masyarakat tentunya menyambut baik terkait adanya uang baru ini, namun memang menimbulkan banyak pertanyaan dibenak kita apakah uang yang lama masih berlaku, lantas bagaimana cara menukarkannya? yuk simak selengkapnya di artikel beriput ini!

Maksud dan Tujuan Dibalik Pembuatan Uang Rupiah Emisi 2022 

Peluncuran dan penyebaran uang terbaru ini  merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang. Di mana sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai Undang-Undang. 

Kepala departemen pengelolaan uang BI Marlison Hakim Menyatakan bahwa ada 3 tujuan utama dalam peluncuran uang rupiah kertas tahun emisi 2022 yang pertama, ialah Bank Indonesia ingin menyediakan uang rupiah yang makin berkualitas dan juga terpercaya sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah negara kesatuyan republik Indonesia. Kedua, Bank Indonesia meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta kebanggaan masyarakat menggunakan Uang Rupiah. Ketiga, menjaga reputasi uang rupiah sebagai salah satu simbol kedaulatan negara. beliau pun menegakan bahwa penerbitan uang baru ini berawal dari aduan masyarakat bahwa uang rupiah kertas Tahun emisi 2016 rentan untuk dipalsukan. hal tersebutlah yang membuat Bank Indonesia bertekad memperkuat sistem keamanan uang rupiah kertas. 

Adapun uang rupiah emisi 2022 terdiri dari pecahan uang kertas Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000. untuk gambarannya kurang lebih seperti ini 


Uang Lama Masih Tetap Berlaku 

Bank Indonesia menegaskan bahwa uang baru emisi 2022 ini tidak berdampak pada pencabutan dan penarikan uang lama yang telah dikeluarkan sebelumnya sebagaimana diatur pada UU Mata Uang, pencabutan dan penarikan uang rupiah dari peredaran ditempatkan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia dan diumumkan melalui media massa. 

Dengan demikian Anda tidak perlu panik atau khawatir dalam menyambut peluncuran uang baru ini karena uang yang masih Anda pegang sekarang ini masih berlaku sebagai alat transaksi yang sah. 

namun jika Anda ingin memiliki uang terbaru tidak ada salahnya untuk menukarkannya sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Prosedur Penukaran Uang Terbaru 

Teruntuk Anda yang berminat menukarkan atau mendapatkan uang baru maka Anda harus memesan terlebih dahulu melalui layanan Penukaran danTarik Uang Rupiah (PINTAR) pada situs resminya yakni : pintar.bi.go.id

Hal yang harus Anda persiapkan sebelum melakukan penukaranadalah dengan memilih dan mengemas uang rupiah yang akan ditukarkan sesuai tata cara yang berlaku, seperti uang rupiah dipilah menurut jenis pecahan dan tahun emisi, serta disusun searah. Perlu diperhatikan juga bahwa saat penggabungan uang Rupiah Anda tidak boleh menggunakan selotip, perekat, lakban, atau steples untuk uang yang akan ditukarkan. kemudian mastikan juga bahwa Anda menyiapkan uang sesuai dengan nominal yang tercantum pada bukti pemesanan nantinnya. 

Adapun Prosedur Penukarannya Adalah sebagi berikut 

1. Masuk ke dalam situs pintar.bi.go.id

2. Pilih opsi "Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling" 

3. Pilih Lokasi dan waktu yang diinginkan sesuai jam operasional. 

4. Isi data diri secara lengkap, seperti NIK, Nama Lengkap Sesuai KTP, Nomor ponsel yang aktif juga alamat email. 

5. Lalu, isi jumlah keping atau lembar uang rupiah yang akan ditukarkan melalui kas keliling yang sesuai dengan peraturan dan jumlah yang telah ditentukan Bank Indonesia 

6. Terakhir Anda akan mendapatkan bukti pemesanan maka Anda tinggal mendatangi lokasi sesuai waktu yang telah ditentukan. 

Yang perlu diperhatikan saat Melakukan Uang baru 

1. Penukar harus mematuhi kehadiran dengan lokasi, tanggal, dan waktu yang sesuai dengan bukti pemesanan. 

2. Penukar dapat menunjukan bukti pemesanan saat penukaran dalam bentuk digital atau hasil cetak. 

3. Membawa uang Rupiah dalam jumlah pas dan telah disiapkan sebelumnya. 

4. Mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan.

itu tadi merupakan penjelasan lengkap terkait prosedur penukaran uang baru semoga setelah membaca artikel ini dapat menambah insight bagi kita semua 

Salam Belajar Sepanjang hayat! 

Baca juga : Mari Kita Lebih Mengenal Uang

Yuk Cek artikel menarik lainnya di mindautama.com

Biaya untuk belajar kesetaraan Paket C di PKBM Minda Utama sangat ekonomis dan terjangkau hanya dengan membayar 100ribu rupiah untuk cicilan pertama Anda bisa langsung belajar di PKBM Minda Utama dengan waktu yang fleksibel maka dari itu jangan ragu dan segera daftarkan diri Anda.









Comments
* The email will not be published on the website.