22 Aug
22Aug

Sebagian orang mungkin masih beranggapan bahwa sekolah kesetaraan atau kejar paket A, B, atau C itu sama saja dengan membeli ijazah. Namun nyatanya Sekolah kejar paket ini juga masih dibawah pengawasan dinas pendidikan yang mengontrol setiap kegiatan pembelajaran didalamnya. Pendidikan Kesetaraan justru menjadi solusi bagi warga belajar yang memiliki kendala untuk meneruskan pendidikan di Sekolah formal. Kendala yang dimaksud tidak selalu berkonotasi negatif tapi bisa pula memang menjadi pilihan pribadinya yang lebih memfokuskan dirinya untuk dapat mengeksplorasi diri sesuai minat dan bakatnya, yang mana bisa jadi hal tersebut akan sulit dijalani jika bersekolah di lembaga formal dikarenakan padatnya kegiatan sekolah tersebut. Baik untuk lebih lanjutnya mari kita simak Artikel berikut ini.

Apa itu Pendidikan Kesetaraan? 

Pendidikan Kesetaraan atau biasa kita kenal dengan Sekolah Kejar Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), Paket C (setara SMA) merupakan suatu pilihan jalan untuk mengenyam pendidikan, yang mana untuk hal ini biasanya diselenggarakan oleh PKBM (Pusat kegiatan Belajar Masyarakat) Pendidikan Kesetaraan ini termasuk ke dalam program pendidikan non formal yang kurikulumnya, dan kegiatan belajarnya masih tetap dibawah pengawasan dinas pendidikan. 

Siapa Sajakah yang Menjadi Sasaran Pendidikan Kesetaraan? 

Pendidikan Kesetaraan hadir dengan slogan "Menjangkau yang tidak terjangkau" berusaha melayani warga belajar yang tidak sempat atau tidak cocok mengenyam pendidikan formal dengan berbagai alasan, yang marak terjadi sekarang adalah siswa terdampak pandemi yang memutuskan untuk berhenti dulu karena tidak cocok dengan sistem belajar yang diberlakukan sekolahnya, ada juga yang memang usia sekolah yang terkendala biaya dalam melanjutkan di sekolah fomalnya, atau ada juga warga belajar yang memang memiliki kesibukan lain yang lebih memprioritaskan untuk menggali potensi dirinya dan tetap mengenyam pendidikan secara nonformal, contoh kasus seperti ini biasanya menjadi pilihan para atlet yang membutuhkan banyak waktu latihan sebagai persiapan olimpiade sekolah nonformal lebih mereka pertimbangkan karena waktu belajarnya lebih fleksibel dibanding sekolah formal. Selain itu ada juga berbagai alasan lain yang menjadi latar belakang warga belajar memilih mengenyam Pendidikan nonformal yang pasti di sini kami hadir sebagai solusi dari permasalahan yang ada dan menerima warga belajar dari berbagai kalangan. 

Apakah Ijazah Paket C Diakui Negara? 

Kementrian Pendidikan Nasional telah memberikan surat edaran yang mengaskan bahwa ijazah paket A/ Paket B/ Paket C setara di mata hukum dengan ijazah SD/SMP/SMA 

berikut Lampiran surat edarannya 



Surat bernomor: 107/MPN/MS/2006 tersebut ditujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Kepala Staf TNI AD, TNI Al, TNI AU, Kapolri, Kepala BKN, dan Rektor Universitas/Direktur Politeknik/Ketua Sekolah Tinggi.Isi dari surat edaran itu menegaskan tentang status hukum Ijazah Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA) yang harus diperlakukan setara secara hukum dengan ijazah sekolah.[Tweet “Eligibilitas Ijazah Paket A/B/C di mata hukum setara dengan ijazah sekolah“]Pokok-pokok isi dalam surat edaran Mendiknas:

  1. Setiap orang yang lulus ujian kesetaraan Paket A, Paket B atau Paket C masing-masing memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan berturut-turut pemegang ijazah SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK untuk dapat mendaftar pada satuan pendidikan yang lebih tinggi.
  2. Status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas yang setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja.
  3. Setiap lembaga diminta mematuhi ketentuan perundang-undangan tersebut di atas agar tidak diindikasikan melanggar Hak Asasi Manusia.

Dengan ini dapat kita simpulkan bahwa ijazah Lulusan Paket C sudah diaku negara bahwa memang setara dengan pendidikan formal yang mana jika ada instansi yang menolak ijazah kejar paket dapat dikatakan melanggar hukum. 

Jadi untuk semua warga belajar yang sudah tergabung di PKBM atau pun yang baru berminat untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan tidak perlu takut atau bahkan minder karena fakta membuktikan bahwa ijazah yang dikeluarkan sudah setara dengan Pendidikan formal. Begitupun dengan jenjang karier kedepan, Anda punya hak yang sama untuk melamar pekerjaan di berbagai sektor mana pun dan yang ingin lanjut kuliah pun dapat mengikuti seleksi ujian masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. 

Tetap semangat, salam belajar sepanjang hayat! 

Baca juga : Apa Itu PKBM?

 

Yuk Cek artikel menarik lainnya di mindautama.com

Biaya untuk belajar kesetaraan Paket C di PKBM Minda Utama sangat ekonomis dan terjangkau hanya dengan membayar 100ribu rupiah untuk cicilan pertama Anda bisa langsung belajar di PKBM Minda Utama dengan waktu yang fleksibel maka dari itu jangan ragu dan segera daftarkan diri Anda.


Comments
* The email will not be published on the website.