24 Aug

Apa yang Anda pikirkan ketika pertama kali mendengar kata "emosi" ? yap, mungkin sebagian besar akan mengaitkan emosi sebagai suatu hal yang negatif, karena yang sering kita dengar itu contohnya seperti "Emosi saya sedang tidak stabil, tolong jangan diganggu dulu!" atau "Kamu jadi orang kok emosian banget sih, bisa santai dikit nggak?" nah kata tersebut identik dengan rasa marah dan juga sedih, padahal sebenarnya jenis emosi itu ada banyak loh! nah yang akan kita bahas di sini ialah enam dasar jenis emosi lebih jelasnya baca artikel ini sampai akhir yaa

Apa itu Emosi? 

Emosi adalah pola reaksi yang kompleks yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari pengalaman, perilaku dan fisiologis yang digunakan oleh manusia untuk menangani suatu masalah atau peristiwa penting secara pribadi. lebih sederhananya emosi dapat didefinisikan sebagai perasaan yang disebabkan oleh peristiwa yang menurut Anda cukup penting, bisa juga terkait sesuatu yang bisa Anda rasakan juga tunjukan dengan bahasa tubuh, ada pula semacam konflik batin dalam diri untuk menentukan emosi manakah yang Akan Anda tunjukan ke dunia luar. konflik batin yang dimaksudkan di sini, jika kita ilustrasikan maka contoh kasusnya seperti ketika Anda merasa marah ketika menghadapi suatu peristiwa, di sisi lain situasi dan kondisi tidakmemungkinkan Anda menunjukan emosi marah itu dan pada akhirnya yang ditunjukan tetap wajah yang seolah ceria. Nah, kemampuan untuk mengubah dan mengendalikan perasaan atau emosi dapat kita sebut dengan regulasi emosi. 

Jenis-Jenis Emosi 

Ada enam dasar emosi, mulai dari bahagia, sedih, marah, terkejut, jijik dan takut. Baik, berikut ini adalah penjelasan lengkapnya

1. Bahagia (Happines) 

Jenis emosi dasar yang pertama adalah rasa bahagia, kapan Anda merasakan kebahagiaan? setiap orang pasti punya berbagai alasan yang berbeda untuk merasa bahagia entah itu karena mendapat nilai yang bagus atau sesederhana tersenyum melihat hari cerah. 

Emosi ini memang menjadi suatu hal yang paling diperjuangkan, sepertinya seluruh manusia di muka bumi ini mengiginkan bahagia. bahkan rasabya tidak ingin ada emosi lain yang lebih mendominasi rasa bahagia itu sendiri emosi ini digambarkan dengan kepuasan, kegembiraan dan kesejahteraan. ekspresi yang ditunjukan dapat berupa keceriaan, santai, tenang, degan nada suara yang menyenangkan 

2. Marah (Anger) 

Emosi selanjutnya yang memang telah biasa dikaitkan dengan emosi adalah marah, tidak heran karena emosi ini bisa dikatakan sangat kuat terlebih emosi ini ditandai dengan perasaan frustasi, antagonisme dan rasa benci terhadap orang lain. Coba saja ingan kembali saat Anda merasakan Marah, langkah apa yang Anda lakukan? mencoba menenangkan diri atau malah lebih memilih meluapkan emosi entah menutup pintu denga keras atau bahkan memecahkan barang yang ada di sekitar? 

Ekspresi yang cenderung ditunjukan jika merasa marah ialah menunjukan bahasa tubuh yang menegangkan seperti melotot, cemberut dan nada suaranya yang cukup meninggi. rasa marah ini tidak selalu bersifat negatif kok, rasa marah hadir ketika sesuatu yang terjadi adalah yang bukan kita harapkan intinya ketika kita sedang dihadpkan dengan emosi marah maka kita harus tetap berpikir jernih dan lebih mengendalikan diri. 

3. Jijik (Disgust) 

Emosi selanjutnya adalah jijik, emosi ini juga dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari memakan, melihat, mencium atau meraba. repon utama kita saat merasa jijik adalah penolakan atau menjauhkan diri dari suatu hal yang kita anggap jijik tersebut. meskipun terkesan buruk namun emosi ini membuat kita lebih memerhatikan kebersihan 

Comments
* The email will not be published on the website.