Perjalanan Sejarah Bendera Merah Putih, Bendera Kehormatan Bangsa Indonesia


Merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, upacara bendera diadakan di seluruh Tanah Air.
Meski sekadar upacara bendera, kamu bisa memanfaatkan momen ini untuk mengamini dan mengamalkan semangatmu untuk kehidupan bangsa dan negara.
Saat terangkat dari penarikan tali di tiangnya, kamu akan diminta menghormati Sang Saka Merah Putih sembari merasakan momen haru


Dikutip dari tribunpontianak, berikut ini fakta-fakta sejarah Bendera Merah Putih Indonesia!

1. Mitologi Austronesia

2. Dipakai Kerajaan-kerajaan Kuno di Indonesia

3. Desain Warna Sang Saka Merah Putih

Menurut Presiden Pertama Indonesia Soekarno, warna merah dan putih sangat kental dengan makna filosofis yang dikenal rakyat Nusantara sejak ribuan tahun lalu.

"Warna-warna itu tidak begitu saja diputuskan untuk Revolusi. Warna-warna itu berasal dari awal penciptaan manusia. Darah seorang wanita berwarna merah. Sperma seorang laki-laki putih. Matahari berwarna merah. Bulan berwarna putih," kata Soekarno seperti ditulis Cindy Adams dalam biografi Soekarno, Penyambung Lidah Rakyat.

4. Bentuk Protes Melawan Belanda


Menurut Soekarno, tanah di Nusantara berwarna merah, sementara getah tumbuhan berwarna putih.

Orang Jawa sudah menyajikan bubur merah putih selama ratusan tahun.

"Merah adalah lambang keberanian, Putih adalah lambang kesucian. Bendera kami sudah ada sejak 6.000 tahun lalu," kata Soekarno.

5. Pengibaran Perdana Merah Putih pertama kali dikibarkan ketika Soekarno mengikrarkan Proklamasi Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta pada 17 Agustus 1945

6. Sang Saka Merah Putih dijahit oleh Fatmawati, istri Soekarno pada 1944 dengan bahan katun Jepang berukuran 276 x 200 cm

7. Sebelumnya, Sang Saka Merah Putih sempat dipotong menjadi dua dan dibawa oleh Husein Mutahar, ajudan Soekarno. Lalu, setelah kondisi aman, bendera kembali disatukan

    

8. Sang Saka Merah Putih melambangkan semangat Indonesia untuk lepas dari penjajahan Belanda


     

9. Arti warna merah adalah keberanian melawan penjajah, sementara putih adalah niat suci para pahlawan dan rakyat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia


   

Pada 16 Agustus 1945, istri Soekarno, Fatmawati, sudah menyiapkan kain yang bagus untuk bendera merah putih.

Namun kain tersebut sangat kecil dengan panjang hanya 50 sentimeter.
Karena waktu yang mempet, Bu Fatmawati memutuskan untuk mencari kain di lemari.Tak lama kemudian, akhirnya ia menemukan kain putih dari kain sprei.

Sementara kain merah ia dapat dari seorang pemuda bernama Lukas Kastaryo yang dibeli dari penjual soto.

10. Sang Saka Merah Putih terakhir berkibar pada 1968 karena sobek dan digantikan dengan bendera duplikat yang terbuat dari sutera

11. Pada 1969, Sang Saka Merah Putih disimpan di Istana Merdeka

12. Bendera merah putih berkibar untuk mengenang jasa pahlawan dan mensyukuri kemerdekaan Republik Indonesia


Fakta-fakta tentang sejarah bendera merah putih Indonesia tadi semoga terus membuatmu ingat tentang arti kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan untuk memajukan kehidupan bangsa.

Kalau sudah memahaminya dengan baik, jadi makin semangat kan untuk merayakan pesta kemerdekaan! MERDEKA!



SUMBER : DISINI http://bit.ly/2H0g1SL