cara memilih hewan qurban yang baik serta sehat untuk idul adha 2019,ini kata pdhi



Hari Raya Idul Adha 2019 akan jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat muslim tentu mempersiapkan diri untuk berkurban.
Di antaranya yakni mempersiapkan hewan kurban.

Penyembelihan hewan kurban merupakan bagian ibadah yang dianjurkan saat Idul Adha.Agar ibadah kurban semakin sempurna pilihlah hewan kurban yang baik dan sehat.Hewan yang bisa dikurbankan saat Idul Adha adalah hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, kerbau atau unta.

Lalu bagaimana mempilih hewan kurban yang baik dan sehat?

Berikut ini tips memilih hewan kurban yang baik dan sehat seperti dirangkum Tribunstyle.com dari Dompetdhuafa.org dan Kompas.com!

1. Kondisi Bulu

Melihat kualitas hewan kurban bisa dilihat dari hal yang kasat mata seperti bulu.Perwakilan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, Ajat Sudrajat, hewan kurban yang bagus yakni memiliki bulu yang bersih.

"Pertama, bulunya bersih. Maksudnya bersih bukan enggak ada kotoran, tetapi bersih dalam artian mengkilap, sempurna, kadang-kadang kalau (hewan) yang enggak sehat itu berdiri bulunya, kayak merinding," kata Ajat saat memeriksa kesehatan hewan kurban di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (14/8/2018).

2. Usia

Usia terbaik untuk hewan kurban yakni minimal dua tahun untuk sapi, minimal satu tahun untuk kambing atau domba dan minimal lima tahun untuk unta.Tanda hewan ternak cukup umur bisa dilihat dari giginya.Hewan kurban cukup umur sudah mengalami pergantian gigi seri depan dan bawah.Yang bisa membedakan gigi seri sudah berganti adalah ukurannya.

Di mana gigi susu berukuran kecil dan bentuknya runcing, sementara gigi tetap berukuran lebih besar dan rata.

Jika gigi seri sudah berganti atau tumbuh gigi baru artinya hewan ternak sudah berusia dua hingga tiga tahun.


3. Tidak Kurus dan Cacat

Hindari hewan kurban yang sakit seperti demam, bulu kusan-berlendir, mata cekung-kotor, lemas, diare, kudisan, kurang nafsu makan, ada ekskresi yang keluar dari lubang hidung.

Hewan kurban tidak holeh pincang atau cacat seperti buta, telinga sobek atau tanduk patah.

Hewan kurban tidak boleh kurus dan mesti berisi atau gemuk.

4. Ciri Hewan Sehat

Ada ciri-ciri lain untuk melihat apalah hewan ternak dalam kondisi sehat.

Hewan kurban sehat memiliki cuping hidung yang basah atau lembap tapi bukan karena flu.

Selain bulu bersih dan mengkilap, nafsu makan hewan mesti normal.Selain itu detak jantung dan pernafasan normal, lubang kumlah (anus, hidung, mulut atau vulva) bersih dan berwarna merah muda. 

Doa Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha 

Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat muslim tentu mempersiapkan diri untuk berkurban.Dari cara memilih dan membeli hewan kurban hingga doa menyembelih hewan kurban.Penyembelihan hewan kurban merupakan bagian ibadah yang dianjurkan saat Idul Adha.

Agar ibadah berkurban sempurna tentu dianjurkan berdoa ketika penyembelihan hewan kurban.

Berikut ini doa memotong atau menyembelih hewan kurban seperti dirangkum Tribunstyle.com dari NU.or.id.

Doa agar ibadah kurban diterima Allah SWT.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”Ada sejumlah doa yang dianjurkan dibaca saat ancang-ancang untuk menyembelih hewan kurban.Hal ini ditunjukkan oleh Syekh M Nawawi Banten dalam Tausyih ala Ibni Qasim.Disebutkan sebelum kita menghadapkan hewan ke arah kiblat dan mengoreskan senjata tajam, penyembelih dianjurkan membaca bismillah secara lengkap (bismillahir rahmanir rahim).

Setelah itu dianjurkan membaca shalawat untuk Rasulullah SAW dan bertakbir sebanyak tiga kali.

Setelah menghadap kiblay dan sesaat sebelum menyembelih dianjurkan untuk membaca doa menyembelih seperti di atas.

Berikut ini urutan doa menyembelih hewan kurban di Idul Adha 2019.

1. Baca Bismillâh

بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm”

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu."

4. Baca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Ada pun takbir pada poin ketiga bisa dibaca sebelum bacaan bismillah pada poin pertama.



Sumber : disini http://bit.ly/2OGdl35